Sabtu, 07 Maret 2020

Cermin

Cermin
Selalu aku kira akulah yang merana
Aku sering bertanya mengapa kau begitu durjana?
Sering aku bertanya mengapa hati ini memanas padahal ini bukan arizona
Seakan tangis ini sudah deras memenuhi bejana
Hingga suatu saat ku lihat sebuah refleksi diri yang mulai ku cerna
Ternyata akulah si bencana
Selalu ku anggap yang kau beri tiada guna
Nyatanya? Kau suguhkan indahnya hari bagai tiap hari di athena
Ternyata akulah yang hina
Prasangka buruk selalu merekat padaku bagai lencana
Setelah semua tercerna ,setelah aku berkaca aku sadari betapa kau membuatku terpana.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar